PENDAMPINGAN PEMETAAN AIR TANAH DANGKAL UNTUK SARANA PENGAIRAN BUDIDAYA DAUN BAWANG
DOI:
https://doi.org/10.23960/buguh.v3n1.1331Kata Kunci:
Geolistrik, air tanah dangkal, lahan sub optimalAbstrak
Pengembangan irigasi berbasis air tanah dangkal, telah banyak dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di iklim kering. Pengabdian bertujuan menjadi pemantik terhadap luasnya potensi lahan sub optimal yang terdapat di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Pemetaan geolistrik dilakukan untuk mendapatkan zona prosfek air tanah dengan kedalaman < 15 m yang menjadi sumber ekonomis untuk budidaya tanaman selain padi. Sumur produksi yang dikembangkan dengan kedalaman 12 m, mampu menghasilkan debit lebih dari 2 liter/detik dan sangat ekonomis untuk sumber pengairan budidaya daun bawang.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

