PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BRANDING DAN PEMASARAN GULA SEMUT DENGAN PEMANFAATAN E-COMMERCE DI PEKON PENENGAHAN KECAMATAN LEMONG

Pemberdayaan Masyarakat melalui Branding dan Pemasaran Gula Semut dengan Pemanfaatan E-commerce di Pekon Penengahan Kecamatan Lemong

Penulis

  • Mahasiswa KKN Univeristas Lampung Laviola Universitas Lampung

Kata Kunci:

Branding, Pemasaran, E-commerce

Abstrak

Gula semut dibuat dari sari nira tanaman pohon aren yang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan pembuatan gula merah. Gula semut merupakan salah satu olahan daerah di Pekon Penengahan, digunakan sebagai barang dagangan lokal, namun tanpa pemasaran dan kemasan yang baik produksi dan penjualannya sedikit. Salah satu tujuan penulisan artikel ini untuk Pekon Penengahan adalah meningkatkan penjualan gula semut di Pekon Penengahan dan membuat jalan Gula Semut Penengahan dikenal di luar Pekon, terutama dengan mendidik pengrajin membuat semut pada perluasan pasar melalui pasar yang menarik dan promosi. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif. Hasilnya masyarakat yang memproduksi gula semut telah terbentuk marketplace yang menjual gula semut KTH Aren Sejahtera Pugung Penengahan. Artikel ini terbatas pada pelaksanaan KKN Desa Penengahan Periode 1 2023.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2024-12-30

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1-10 dari 17

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.