PENDAMPINGAN PEMETAAN AIR TANAH DANGKAL UNTUK SARANA PENGAIRAN BUDIDAYA DAUN BAWANG

Penulis

  • Rustadi Rustadi Universitas Lampung
  • I Gede Boy Darmawan Universitas Lampung
  • Ida Bagus Suanand Yogi Universitas Lampung
  • Sandri Erfani Universitas Lampung
  • Rudi Zefrianto Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/buguh.v3n1.1331

Kata Kunci:

Geolistrik, air tanah dangkal, lahan sub optimal

Abstrak

Pengembangan irigasi berbasis air tanah dangkal, telah banyak dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di iklim kering. Pengabdian bertujuan menjadi pemantik terhadap luasnya potensi lahan sub optimal yang terdapat di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Pemetaan geolistrik dilakukan untuk mendapatkan zona prosfek air tanah dengan kedalaman < 15 m yang menjadi sumber ekonomis untuk budidaya tanaman selain padi. Sumur produksi yang dikembangkan dengan kedalaman 12 m, mampu menghasilkan debit lebih dari 2 liter/detik dan sangat ekonomis untuk sumber pengairan budidaya daun bawang.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2023-03-16

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1-10 dari 79

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama