POLYCULTURE SEBAGAI ALTERNATIF KETAHANAN PANGAN DI DESA SUKANANTI KECAMATAN WAY TENONG KABUPATEN LAMPUNG BARAT

Penulis

  • Muhamad Ferdian Hidayat Hidayat
  • Kurnia Dharmawati
  • Alan Widiyanto
  • Olda Januansa Fitri
  • Elba Duwiki
  • Ardhan Aris Wari

DOI:

https://doi.org/10.23960/buguh.v3n4.1529

Kata Kunci:

Ketahanan pangan, Polikultur, Akuaponik

Abstrak

Meningkatnya kebutuhan pangan tidak sejalan dengan lahan pertanian yang ada di Indonesia. Hal ini menjadi salah satu tantangan bagi masyarakat Indonesia untuk mencari solusi bertahan dalam keadaan saat ini. Tantangan dan permasalahan-permasalahan tersebut dapat diatasi salah satunya dengan sistem ketahanan pangan berkelanjutan. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan di tengah lahan pertanian yang semakin berkurang hal yang dapat ditempuh salah satunya adalah dengan menerapkan pola tanam polikultur. Polikultur merupakan salah satu upaya penanganan lahan sempit dengan sistem penanaman ganda dalam satu lahan yang sama dan waktu yang sama. Desain pengabdian kepada masyarakat di Desa Sukananti yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Lampumg Periode 1 tahun 2023 adalah desain metode berupa difusi ilmu pengetahuan dan teknologi serta pelaksanaan proyek berupa sistem ketahanan pangan. Penerapan sistem polikultur ini diharapkan dapat menjadi alternatif dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di Desa Sukananti. Selain itu dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam rangka ketahanan pangan dan lahan yang tadinya tidak terpakai dapat termanfaatkan dengan baik.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2023-12-31

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1-10 dari 12

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.