LUBANG BIOPORI: SOLUSI BERKELANJUTAN DALAM MENGELOLA SAMPAH ORGANIK DI DESA NEGERI NGARIP

Penulis

  • Eri Setiawan Jurusan Matematika FMIPA unila
  • Netti Herawati Jurusan Matematika FMIPA unila
  • Khoirin Nisa Jurusan Matematika FMIPA unila
  • Subian Saidi FMIPA UNILA
  • Tiryono Ruby Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/buguh.v3n2.2145

Kata Kunci:

lubang biopori, sampah organik, pupuk

Abstrak

Dalam pengolahan sampah, masyarakat desa kebanyakan masih bertumpu pada unsur penimbunan sampah kemudian dilakukan pembuangan ke tempat pemrosesan akhir sampah. Selain itu, masih banyak masyarakat desa yang melakukan proses pembakaran sampah untuk mengurangi timbunan sampah yang dihasilkan. Akibatnya, terjadi peningkatan polusi udara dan tanah di lingkungan desa. Artikel yang berjudul “Lubang Biopori: Solusi Berkelanjutan Dalam Mengelola Sampah Organik di Desa Negeri Ngarip” membahas pemanfaatan lubang biopori sebagai solusi yang diterapkan oleh kelompok penulis dalam mengatasi permasalahan sampah di Desa Negeri Ngarip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Lubang biopori dapat membantu mengurangi sampah organik dengan cara menguraikan sampah organik dan mengubahnya menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan oleh petani. Pendekatan dilakukan dalam dua tahapan yaitu pendekatan persuasif dengan melakukan sosialisasi guna memacu minat dan rasa ingin tahu masyarakat terkait lubang biopori serta pendekatan aksional dimana mahasiswa melakukan praktik pembuatan lubang biopori secara langsung. Hasil kegiatan adalah terpasangnya satu lubang biopori sebagai contoh untuk dimanfaatkan dan dikembangkan masyarakat, terciptanya pupuk organik padat yang dapat dimanfaatkan oleh petani, serta terbentuknya pola pikir baru dalam mengelola sampah, khususnya sampah organik.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2023-06-30

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1-10 dari 44

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama