Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan

Penulis

  • Aristoteles Aristoteles Computer Science
  • Dedy Miswar
  • Giovanni Albertine Hutauruk Student
  • Nadia Ayu Wulandari Student
  • Aditya Prayoga Student
  • A. H. Bernando Student
  • Dyah Mila Prambudiningtyas Student
  • Kurnia Agung Laksono Student
  • Indri Eka Yasami Student

DOI:

https://doi.org/10.23960/buguh.v1n1.64

Kata Kunci:

sampah, pupuk kompos

Abstrak

Pengomposan ialah salah satu dari berbagai metode pengolahan sampah organik dimana bertujuan untuk mengurangi dan juga mengubah komposisi sampah menjadi produk yang bermanfaat. Artikel ini berupaya memberikan gambaran dan penjelasan terkait program kerja pembuatan pupuk kompos, meliputi proses, tahapan, hasil, dan manfaatnya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan model deskriptif-eksplanatif. Hasilnya, masyarakat menerima pemahaman dan wawasan baru dalam hal pemanfaatan limbah rumah tangga. Selain itu, masyarakat dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia dan pupuk buatan pabrik yang umumnya sudah digunakan oleh masyarakat desa, sehingga dapat meminimalkan pengeluaran masyarakat petani desa dalam proses bercocok tanam. Artikel ini terbatas pada pelaksanaan KKN Mandiri Putra Daerah Periode 1 2021. Artikel ini juga berkontribusi dalam keilmuan pertanian serta praktik dan strategi pengimplementasian poin SDGs.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2021-03-31

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1-10 dari 41

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>